MAKALAH FINGERPRINT
A.PENDAHULUAN
Penggunaan sistem presensi dengan menggunakan sistem
biometric fingerprint akanmengurangi
masalah masalah yang ditimbulkan oleh penggunaan sistem presensi manual.Pada
system presensi dengan biometric fingerprint tingkat kecurangan yang sering
terjadiseperti manipulasi data dan penitipan presensi akan dapat dikurangi.
Kurangnyapengawasan dalam penggunaan system presensi fingerprint dapat
mempengaruhi tingkatefektifitas dari laporan
yang dihasilkan. Adanya informasi yang tidak akurat dapatmenjadi salah satu indikator bahwa sistem presensi
dengan biometric fingerprint belum terimplementasi dengan baik
B.
FINGERPRINT
a.Pengertian Fingeprint
Fingerprinting
adalah salah satu bentuk
biometrik, sebuah ilmu
yang menggunakankarakteristik fisik penduduk untuk mengidentifikasi. Sidik jari sangat
ideal untuk tujuanini karena mereka murah untuk mengumpulkan dan
menganalisis, dan mereka tidak pernah berubah, bahkan dengan umur orang.Meskipun tangan dan kaki memiliki banyak daerah bergerigi yang dapat
digunakan untuk identifikasi, sidik jari menjadi bentuk populer
biometrik karena mereka mudah untuk mengklasifikasikan dan
mengurutkan. Mereka juga dapat diakses.Sidik jari yang terbuat
dari susunan pegunungan, yang disebut ridges gesekan. Setiaptonjolan
berisi pori-pori, yang melekat
pada kelenjar keringat di bawah kulit. Andameninggalkan sidik jari di gelas, meja dan hanya
hal-hal lain yang Anda sentuh karenakeringat
ini. Semua
punggung bentuk pola sidik jari yang disebut loop, whorls atau lengkungan:•Loop dimulai pada satu sisi jari, kurva sekitar atau
ke atas, dan keluar dari sisi lain. Adadua
jenis loop: Radial loop lereng ke arah ibu jari, sementara ulnaris loop lereng
ke arahkelingking.•Whorls membentuk lingkaran
atau pola spiral.•Lengkungan miring ke atas dan kemudian ke bawah,
seperti gunung-gunung sangatsempit.Para ilmuwan melihat susunan, bentuk,
ukuran dan jumlah baris dalam pola-pola sidik jari untuk membedakan satu dari yang lain. Mereka juga
menganalisis karakteristik yangsangat kecil yang disebut hal-hal kecil,
yang tidak dapat dilihat dengan telanjang mata .
b.Fungsi Fingerprint
Dalam fungsi fingerprint dapat di
gunakan bermacam-macam pengaplikasian missalnyabuat absensi di kantor yang udah menggunakan
sistem biometrik fingerprint atau buatsistem pengaman laptop dan juga dapat di gunalan untuk idenfikasi masalah
yang seringdi gunakan pada pihak kepolisian untuk menyelesaikan kasus.Tapi pada
intinya hanyabuat identifikasi
dan verifikasi
C.Gambar
Sidik Jari
Sebelum
komputerisasi sistem pengarsipan manual digantikan dalam operasi sidik jaribesar, sistem klasifikasi sidik jari manual digunakan
untuk mengkategorikan sidik jariberdasarkan
formasi punggungan umum (seperti adanya atau tidak adanya pola lingkarandalam berbagai jari), sehingga memungkinkan pengajuan
dan pengambilan catatan kertasdalam jumlah besar koleksi didasarkan pada pola ridge
gesekan independen dari nama.
C.CARA KERJA FINGERPRINT
Sebuah sistem
fingerprint scanner memiliki dua pekerjaan, yakni mengambil gambar sidik jari, dan memutuskan apakah pola alur sidik jari
dari gambar yang diambil samadengan pola
alur sidik jari yang ada di database. Ada beberapa cara untuk mengambilgambar sidik jari seseorang, namun salah satu metode yang paling banyak
digunakan saatini adalah optical scanning.Inti dari scanner optical adalah charge coupled device (CCD), sistem
sensor cahaya yangsama digunakan pada
kamera digital dan camcorder.
CCD merupakan sebuah larik sederhana dari diode
peka cahaya yang disebut
photosite, yang menghasilkan
sinyalelektrik
yang merespon foton cahaya. Setiap photosite merekam sebuah pixel, titik kecilyang merepresentasikan
cahaya dan membenturnya. Pixel-pixel ini membentuk
polaterang dan gelap dari sebuah gambar hasil scan sidik
jari seseorang.Proses scan mulai berlangsung saat Anda meletakkan
jari pada lempengan kaca dansebuah kamera CCD mengambil gambarnya. Scanner
memiliki sumber cahaya sendiri,biasanya
berupa larik light emitting diodes (LED), untuk menyinari alur sidik jari Anda.Sistem CCD menghasilkan gambar jari yang terbalik,
area yang lebih gelapmerepresentasikan lebih banyak cahaya yang dipantulkan
(bagian punggung dari alur sidik jari),
dan area yang lebih terang
merepresentasikan
lebih sedikit cahaya yangdipantulkan (bagian lembah dari alur sidik jari).Sebelum
membandingkan gambar yang
baru saja diambil
dengan data yang telahdisimpan, processor scanner memastikan bahwa CCD
telah mengambil gambar yangjelas dengan
cara melakukan pengecekan kegelapan pixel rata-rata, dan akan menolak hasil scan jika gambar yang dihasilkan terlalu gelap
atau terlalu terang. Jika gambar ditolak,
scanner akan mengatur waktu pencahayaan, kemudian mencoba pengambilangambar sekali lagi.Jika tingkat
kegelapan telah mencukupi, sistem scanner melanjutkan pengecekan definisigambar, yakni
seberapa tajam hasil scan sidik jari. Processor memperhatikan beberapagaris lurus yang melintang secara horizontal dan
vertikal. Jika definisi gambar sidik jarimemenuhi
syarat, sebuah garis tegak lurus yang berjalan akan dibuat di atas bagian pixelyang paling gelap dan paling terang. Jika gambar
sidik jari yang dihasilkan benar-benar tajam
dan tercahayai dengan baik, barulah processor akan membandingkannya dengangambar
sidik jari yang ada dalam database.
D.Tool yang di gunakan
Aplikasi
Finger print adalah salah satu aplikasi yang dapat melakukan pendeteksi dengansidik jari, walaupun sebenarnya kalau kita membeli
perangkat finger print sudah disertakan
contoh-contoh penggunaanya dengan bermacam-macam bahasa pemrograman.
Saat ini tools untuk TCP/IP fingerprinting yang paling
lengkap dan luas pemakaiannyaadalah Nmap. Dengan menggunakan suatu database
yang lebih dari 450ciri untuk dibandingkan ke TCP/IP
stack dengan operating sistem tertentu atau hardwaretertentu. Database ini termasuk sistem operasi yang komersial, router,
switch, firewalldan sistem-sistem yang lain. Setiap sistem yang percaya
bahwa TCP/IP adalah potensialuntuk masuk database akan meng-update-nya secara
priodik. Nmap merupakan softwareyang bebas untuk didownload dan mudah untuk
digunakan.
Nmap fingerprint adalah sebuah sistem
dengan 3 step.
•Pertama,
kemampuannya sebagai port scan untuk menemukan satu set open dan closedTCP dan UDP port.
•Kedua, kemampuan
untuk melakukan generate bentuk paket-paket kemudianmengirimnya ke remote
host dan mendengar tanggapannya.
•Ketiga,
menggunakan hasilnya untuk
diolah dan menemukan masukan yang
sesuaidengan database yang dimilikinya
Nmap menggunakan satu
set yang terdiri dari 9 macam tes untuk menentukan pilihan darioperating sistem.
Setiap tes terdiri dari satu atau lebih paket-paket dan tanggapan yangditerimanya.
Delapan tes yang dilakukan
Nmap ditujukan pada TCP layer
dan satuditujukan pada UDP layer.
Tes terhadap TCP adalah yang paling penting karena TCPmemiliki beberapa option dan variabel dalam
implementasinya. Nmap melihat perintahdari
option-option TCP, pola dari sejumlah initial sequence, IP-level flag seperti
fragmentbit, TCP flag seperti RST, ukuran windownya dan masih banyak
hal-hal lain. Untuk lebihdetilnya termasuk
option-option spesific dalam paket tes dapat dilihat di homepage yangmemuat tentang
Nmap. Gambar 1 adalah contoh hasil keluaran dari Nmap saatmelakukan scanning
pada sebuah web server dan yang satunya scanning
terhadapperangkat
printer. Hasil perkiraan dari tes beruntun terhadap TCP didapat darikemampuan Nmap
mendeteksi tentang bagaimana sebuah host menggerakan sejumlahinitial sequence untuk tiap TCP connection. Banyak
sistem operasi komersialmenggunakan model acak,
positive increment, tetapi
sistem yang lebih sederhanamengarah kepada
penggunaan fixed increment
atau increment berdasar
pada waktumembuat sambungan.Sementara
Nmap terdiri dari beberapa
fungsional dan bekerja dengan
baik untuk kemampuan sebagai fingerprinting yang sangat presisi,
tetapi ini bukan peralatan yangdapat
dipakai untuk semua teknik/cara. Bermacam scan dapat dijalankan dalam waktubersamaan. Sebagai contoh, untuk menentukan apakah
sebuah host menggunakan TCPTahoe atau TCP Reno dengan membuat paket hilang tiruan
dan melihat bagaimanacaranya
melakukan perbaikan (recovery).. Juga seseorang dapat menggunakan metodeseperti social engineering atau teknik pada tingkatan
aplikasi untuk menentukan sistemoperasi
yang digunakan host. Seperti teknik-teknik di luar dari cakupan pembicaraan ini,akan selalu dibutuhkan cara untuk menghadang scan
yang dilakukan TCP/IPfingerprinting selama tools untuk aplikasi
fingerprinting terus berkembang. Selama iniTCP/IP fingerprinting adalah metode
yang paling cepat dan paling mudah untuk mengenali sistem operasi yang digunakan remote host.
E.
Hardware
Kini di banyak
belahan dunia dikembangkan teknologi yang mampu mengidentifikasiindividu dari karakter biologis individu yang dikenal dengan nama
Biometrik. Biometrik itu sendiri
adalah cara untuk identifikasi dan verifikasi individu berdasarkan
karakteristik fisik atau tingkah
lakunya. Beberapa jenis yang sudah berhasil dikembangkan antara lainsidik jari, retina,
struktur wajah, suara, tangan, dan lain-lain. Diantara jenis biometrik tersebut, sidik jari menjadi pilihan terlaris. Contoh
Hardware atau alat yang di gunakan.Akurasi
dalam melakukan identifikasi bergantung pada reliabilitas ciri yang diambil daricitra sidik jari.
F.Kesimpulan
Dengan semakin
berkembangnya teknologi di Indonesia sudah banyak perusahaan atauintansi yang menggunakan fingerprint, sebab dengan adanya fingerprint
suatu perusahaanatau intansi dapat
mengetahui kedatangan karyawan-karyawannya tanpa harus memantaulangsung. Selain
itu juga dengan adanya fingerprint karyawan tidak bisa melakukanpenipuan dalam hal kehadiran. Sehingga ketertiban dan
semua kelangsungan perusahaanatau
intansi yang berkaitan dengan kepentingan perusahaan atau intansi yangberhubungan
dengan kehadiran karyawan dapat teratasi
Nama Kelompok :
Agus Supriyadi (SI)
Muhammad Zainal Fahmi (TI)
Steve Jaya (SI)
Nama Kelompok :
Agus Supriyadi (SI)
Muhammad Zainal Fahmi (TI)
Steve Jaya (SI)

